RarePlanet.org, as you know it, will retire in spring, 2014. Please visit www.rare.org for new and improved content and subscribe to the e-newsletter for continued Rare stories and updates. Thanks for your contributions. We look forward to hearing from you on Rare.org!

Taman Nasional Karimunjawa, Central Java

Terbaru Blog

Go Fish!

 Yusuf,

Attached in a link below is a story I wrote about the fishing game you played with fishers from your community. You are featured in the photos.

www.rareconservation.org/blog/2013/03/21/go-fish-sweet-and-fun-fishery-management/

K
eep up the great work,
Julie

“Bagaimana Mungkin Kampanye 1 Tahun dapat Membuat Perubahan?” (Catatan Presentasi Karyasiswa)

20 Pebruari 2013  

Baju Batik dan Celana Panjang warna hitam telah aku kenakan pagi itu, siap untuk menuju ruang sidang sonokeling di Pusat Diklat Kehutanan, Gunung Batu, Bogor. Belum sampai ruang sidang aku bertemu dengan Mas Siswadi, salah seorang peserta presentasi karyasiswa yang berasal dari Sekretariat Ditjen PHKA yang sudah aku kenal sebelumnya. “Kok pakai baju batik?, diundangan presentasi ada ketentuan harus pakai baju terang bawahan gelap?” Akupun segera kembali ke kamar (aku menginap di asrama pusdiklat untuk presentasi ini) dan mengganti baju batikku dengan baju polos warna terang dan kemudian menuju ruang sidang kembali.

Program CSR Rehabilitasi Terumbu Karang

Pulau menjangan kecil yang biasanya sepi pagi itu tepat hari Minggu tanggal 17 Juni terasa ramai. Acara seremonial dan penyerahan bantuan CSR untuk rehabilitasi terumbu karang dari PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Bill Processing Center Semarang ke Taman Nasional Karimunjawa dilaksanakan, setelah beberapa kali aku diminta untuk presentasi di kantor Bank Mandiri.

Ada beberapa tantangan sebelum program ini berjalan, tantangan itu diantaranya adalah :

1.       Meyakinkan pihak perusahaan bahwa rehabilitasi terumbu karang tujuan jangka panjangnya adalah meningkatkan produktifitas perikanan yang akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

2.       Meyakinkan perusahaan bahwa program ini akan dilaksanakan bersama-sama dengan masyarakat.

Email yang Kunanti

Betapa leganya aku ketika Mas Rian Prasetia (WCS) mengirimkan padaku email yang beberapa minggu ini sudah aku tunggu. Yah…email mengenai laporan Monitoring Kajian Tingkat Kepatuhan Nelayan Terhadap Zonasi Di Taman Nasional Karimunjawa (2009-2011). Segera kubuka attachmen dalam email tersebut, sinyal internet di Karimunjawa yang tidak lancar membuat proses tersebut terasa lama.

Setelah terbuka aku baca lembar demi lembar, sampailah pada sub bab 3.3.1. Tingkat Kepatuhan Nelayan terhadap Zona Inti. Lega rasanya aku membaca angka demi angka dalam grafik tingkat kepatuhan nelayan terhadap Zona Inti. Dari angka 93.86 di tahun 2009 menjadi 96.01 ditahun 2010 dan berubah menjadi 95.08 di akhir tahun 2011.

Pelaksanaan dari Kesepakatan Desa

Sedih banget aku hari ini, tepat ketika kami melaksanakan pemasangan kembali tanda batas Zona Inti di Tanjung Bomang, kami masih menjumpai nelayan melakukan aktifitas perikanan di Zona Inti. Ini merupakan bukti bahwa merubah perilaku masyarakat tidaklah mudah. Kami dekati nelayan tersebut……aku lebih terkejut lagi, aku mengenalnya….Dia adalah Pak Torekhan, anggota SPKP Desa Kemujan yang selama ini aktif juga dalam kegiatan kampanye. Sungguh ini merupakan pukulan keras bagiku. Dada ini terasa begitu sesak….,  aku tak akan merasa menanggung beban yang berat seandainya yang melakukan pelanggaran ini adalah nelayan lain yang tak aku kenal.

Namun aku tak mau memikul beban ini sendiri, segera ku SMS Kepala Seksi, Kepala Resort, Pendamping SPKP, MMP dan juga nomer pusat pelaporan. SMS yang aku kirimpun segera ditindak lanjuti, sore harinya Pak Torekhan segera di panggil ke kantor resort Telaga untuk dimintai keterangan.

Diwakili Anita Fahliza

Aku sangat bersyukur , ketika aku harus melakukan kegiatan pemasangan tanda batas Zona Inti, Anita Fahliza-Calon Penyuluh Kehutanan Balai Taman Nasional Karimunjawa hari ini menggantikan aku mempresentasikan Manfaat Zona Inti pada pertemuan penguatan kelembagaan SPKP Desa Karimunjawa.

Dengan gayanya yang lembut alumnus perikanan IPB ini dengan lancar mempresentasikan materi yang selama ini selalu aku sampaikan pada setiap kesempatan.  Padahal selama ini Anita dikenal sebagai pribadi pendiam dan pemalu, namun ternyata ketika diberi kesempatan Anita mampu menunjukkan kemampuannya.

Enumerator Survey Pasca Kampanye

Lega rasanya setelah aku membuat pengumuman di facebook, banyak sekali email masuk dari mahasiswa berbagai universitas yang ingin mendaftarkan diri sebagai relawan untuk enumerator dalam Survey persepsi masyarakat terhadap perikanan dan Zonasi di Karimunjawa. Sampai dengan batas waktu (20 Pebruari 2012) aku mendapatkan 84 email yang mendaftarkan diri, tidak hanya dari Universitas yang ada di Semarang tapi juga Jogyakarta, Purwokerto, Surabaya, Malang bahkan juga Jakarta dan Bogor.

Si Bolang Ikut Patroli di Zona Inti

Blog ini sengaja aku tulis untuk menjawab pertanyaan seorang teman yang juga ikut program RARE Pride Campaign untuk site Wakatobi. Yah… melalui blogku sebelumnya yang berjudul Memanfaatkan Peluang http://www.rareplanet.org/id/campaign-blog/memanfaatkan-peluang?type=campaign La Desna menanyakan padaku bagaimana ceritanya liputan Si Bolang dari Trans7 bisa ikut Patroli di Zona Inti? Sebagai sesama Taman Nasional Laut yang juga sama-sama melaksanakan program pride, sudah biasa jika diantara kami saling berbagi. Sering aku mendapatkan ide-ide cemerlang *kadang-kadang malah kopi paste* dari La Desna. Sebenarnya nama lengkapnya Muhammad Desna, namun karena kedekatannya dengan masyarakat Wakatobi utamanya di Pulau Kaledupa maka bukan hanya masyarakat Kaledupa, tapi teman-teman pun kini memanggilnya La Desna.

Monitoring Compliance

Berdasarkan Laporan Monitoring Kajian Tingkat Kepatuhan (Compliance) Nelayan Terhadap Zonasi di Taman Nasional Karimunjawa Tahun 2010, tingkat pelanggaran di Zona Inti sudah cukup rendah yakni 6,32%. Namun demikian salah satu sasaran SMART untuk program RARE Pride campaign di Karimunjawa adalah berkurangnya persentase pelanggaran nelayan yang memasuki zona inti sebesar 20%, menjadi 5.06% ditahun 2012.

Dari Mereka Untuk Mereka

“Alhamdulillah Pak, acaranya benar-benar meriah dan tak ada keributan seperti yang kita khawatirkan sebelumnya. Bahkan pada saat acara quis mengenai Zona Inti dan kampanye kita, yang bisa menjawab bukan hanya bapak-bapak nelayan tapi juga ibu-ibu dan anak-anak. Berarti kampanye yang kita lakukan selama ini tidak sia-sia Pak“ Demikian cerita Pak Nur Kholiq dengan penuh semangat ketika aku telpon.

Lain halnya dengan Pak Nur Kholiq, Pak Jumasa menyampaikan melalui sms “Acara kita tadi malam sukses, belum pernah di Kemujan menyelenggarakan acara malam tahun baru semeriah ini. Saya tak bisa menyampaikan banyak ke Pak Yusuf. Besok Pak Yusuf lihat sendiri setelah videonya jadi”

Begitulah beberapa informasi yang aku terima dari para anggota SPKP di hari pertama tahun 2012. Sungguh….sebuah informasi yang sangat mengembirakan buatku untuk mengawali tahun baru ini.