Dolok Surungan, Maret 2010
Salah satu titik lemah dalam pengelolaan kawasan SM Dolok Surungan adalah kurangnya data-data ilmiah kawasan dan sosial ekonomi masyarkat sekitarnya. Jujur saja, khususnya untuk data sosiologis, survey pra proyek Pride Campaign adalah data ilmiah pertama yang dimiliki kawasan ini.
Beberapa studi ekologis dan investigasi kasus (terkait dengan perambahan) memang pernah dilaksanakan. Namun, data-data ini tidak dapat diakses untuk tindak lanjut pengelolaan kawasan. Sebabnya beragam, selain tidak terekam dengan baik karena dilaksanakan oleh pihak lain (bukan BBKSDA SU), bisa juga karena data-data yang dicuplik biasanya untuk kepentingan insidental keproyekan dan untuk keperluan penanganan kasus.
Keberadaan Pride Campaign di SM Dolok Surungan (sangat) menuntut analisis kondisi-kondisi faktual yang dapat dipertanggungjawabkan. Untuk lembaga-lembaga yang mempunyai kultur scientific atau site-site yang dikelola bersama-sama oleh banyak lembaga konservasi hal ini tidak begitu menyulitkan.
Kerjasama antar lembaga (internal atau eksternal) akan 'menyediakan' sumberdaya data ini secara berkesinambungan. Sayangnya, pengelolaan SM Dolok Surungan tidaklah seberuntung itu.
Apa boleh buat. Pride Campaign sendirilah yang akhirnya diharapkan dapat menyediakan data-data dan analisis ilmiah untuk keperluan kampanye, program Barier Removal-nya, dan akhirnya untuk kepentingan pengelolaan kawasan ini lebih lanjut.
Ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim kampanye. Mengharapkan tim kampanye untuk melaksanakan studi ini tentu saja sangat tidak mungkin. Beban kerja kampanye dan mengawal program BR saja sudah menyita sangat banyak waktu.
Volunteer-volunteer di lapangan juga bukanlah sumberdaya yang tepat untuk melaksanakan studi ilmiah. Para petani, guru, pemuda desa dan tokoh masyarakat memiliki experties di jalur yang berbeda dari penelitian.
Untunglah dalam jajaran relawan Pride Campaign SM Dolok Surungan kita memiliki kawan-kawan PELITA dari Universitas Sumatera Utara sebagai mitra potensial. Masih ingat dengan mereka ini kan ?
Beberapa anggota PELITA yang seluruhnya mahasiswa saat ini sedang menempuh bagian akhir dari studi mereka. Daripada mereka tidak bisa aktif dalam kampanye karena sibuk meyelesaikan skripsi, sekalian saja CM membujuk mereka untuk melaksanakan penelitian skripsi di SM Dolok Surungan.
Tidak mudah juga. Beberapa sudah memiliki tema penelitian sendiri. Ada juga yang memiliki dosen 'spesial' yang sudah punya pakem tema penelitian yang tidak nyambung dengan kebutuhan SM Dolok Surungan.
Kalaupun ada yang berminat maka jarak antara Dolok Surungan dengan kampus mereka di Medan juga jadi catatan tersendiri. Akhirnya, dua mahasiswa bersedia dan mengajukan tema yang sangat mungkin berguna untuk kampanye bangga dan BR-nya. Adit dan Devi, keduanya Sinaga (kebetulan), masing masing akan melaksanakan studi yang penting di SM Dolok Surungan.
Devi akan meneliti bentuk-bentuk kearifan tradisional masyarakat Meranti Timur dan Lobu Rappa terkait dengan interaksinya dengan hutan, khususnya SM Dolok Surungan. Sedangkan Adit akan membuat model perubahan penutupan lahan dan faktor-faktornya di wilayah perambahan SM Dolok Surungan dengan basis data spasial menggunakan instrumen GIS.
Kedua penelitian ini akan sangat bermanfaat sebagai landasan ilmiah pengembangan konsep PHBM di Dolok Surungan yang sedang dikembangkan tim kampanye dan desa target. Sejak bulan Maret sampai Juli mereka akan merampungkan pengumpulan data dan analisisnya.
Selain Devi dan Adit, Frischa dari PELITA juga sedang merancang sebuah studi berkaitan dengan potensi dan pemanfaatan HHBK oleh masyarakat di sekitar SM Dolok Surungan. Kalau proposalnya diterima oleh dosen di Departemen Kehutanan USU, maka tim kampanye akan mendapat satu lagi sumber data yang penting untuk program BR.
Kita doakan mereka bertiga selalu dalam semangat positif melaksanakan penelitiannya. Ayo kawan-kawan, SEMANGAT !!!_bn
Comentarios (2)
Such a good idea, mungkin bang kalo di publish akan lebih bagus lagi. teteup semangat !
tengkyu Mas Rully...mudah-mudahan nanti bisa dishare hasilnya ya...buat semua