Ujung Kulon (ANTARA), 22 Juni 2010 - Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) memperkirakan populasi Badak Jawa di kawasan yang dikelolanya saat ini diperkirakan hanya tinggal 50 ekor.
Menurut Kepala Balai TNUK, Agus Priambudi, tanggal 21 dideklarasikan sebagai hari Konservasi badak Indonesia untuk mengingatkan masyarakat Indonesia agar bisa menjaga dan melestarikan Badak Jawa (Rhinocerus Sondaicus) yang merupakan spesies paling langka di dunia.
"Pencanangan ini untuk mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga dan melestarikan badak, khususnya Badak Jawa yang hanya ada di TNUK," kata Agus Priambudi.
Selain deklarasi penangkaran Badak Jawa dan pencanangan hari konservasi badak Indonesia, organisasi internasional konservasi alam dan sumberdaya alam (IUCN) dalam kesempatan tersebut mencanangkan tanggal 21 Juni sebagai hari badak internasional.
Untuk informasi lebih detil, silakan baca artikel selengkapnya di link berikut ini:
http://id.news.yahoo.com/antr/20100622/tid-tnuk-populasi-badak-jawa-tinggal-50-f9ffe45.html
Ujung Kulon National Park estimates there are only 50 Javan Rhinos (Rhinocerus Sondaicus) nowadays. June 21 is determined as the Indonesian Rhino Conservation Day. It is to remind the Indonesian people to take a part to protect one of the most rare species in the world. IUCN also proclaimes that June 21 is the International Rhino Day.
For more detailed information, please read the following article in the link below:
http://id.news.yahoo.com/antr/20100622/tid-tnuk-populasi-badak-jawa-ting...

Comments (1)
Mau numpah tanya nih :