Bogor 4 - B10NC

What's Happening

Mimpi-1: B 10 NC hadir dalam tidurku

 Aneh…Lucu..Mengapa???? Setelah beberapa minggu berpisah wajah dengan teman2 B 10 NC, dalam tidurku malam itu/Minggu 12 (penanggalan Pride RARE..prikitiew),  aku dipertemukan dengan teman2 B10NC dalam mimpi. Yang akhirnya kerinduanku akan canda-tawa, ide2 “gila” yang unik, dan kekompakan kita selama di Bogor sedikit terobati. Setting ruangan dalam mimpi tersebut adalah suasana kelas kita, dengan kondisi yang sedikit rapi tanpa ada hiasan intelektual di setiap sisi dindingnya. Pagi itu teman-teman baru saja masuk kelas, tapi dengan kondisi yang berbeda pada saat pembelajaran tahap-1 kemarin. Kondisi yang membedakan tersebut adalah penampakan badan teman-teman semua yang kelihatan lebih “nyusut” atau kurus dibandingkan dengan pertemuan pertama di Bogor lalu. Dalam mimpiku semua teman-teman masuk kelas secara bergiliran dan masing-masing tersipu malu meskipun sebelumnya sudah saling kenal……bagiku itu semua adalah sesuatu yang lucu dan cukup menggelitik..he..he…

 

Setelah saya renungkan mimpi malam itu, saya akhirnya berpikiran mungkin teman-teman B10NC sekarang benar-benar badannya pada “nyusut/kurus” semuanya ya. Semoga pikiran saya ini ada sedikit  benarnya, karena terkait berbagai aktivitas yang padat dan  harus dijalani selama fase perencanaan lapangan ini akhirnya menuntut keseriusan teman-teman dan berubahnya pola hidup kita (jarang makan, aktivitas bertambah 300%, sering bergadang,de..el..el). Seperti pengalaman CM Pembalap, pembelajaran tahap-1 di Bogor lalu mampu menurunkan berat badannya 3 Kg. Dan fase perencanaan lapangan ini kelihatannya  semakin menunjukkan penurunan berat badan yang cukup signifikan…he..he..semoga! Sekelumit cerita yang kualami di dunia maya (mimpi) dan coba ku hubungkan dengan realita yang ada.

 

Seringkali mimpi hadir sebagai salah satu bunga dari keseriusan kita terhadap sesuatu. Leadership Training Progam RARE, telah memberikan banyak pembelajaran kepada kita terkait keseriusan itu. Salah satunya adalah keseriusan kita dalam mencapai suatu perubahan perilaku dalam suatu komunitas. Betapa banyaknya tahapan yang harus kita jalani dan berjuta tantangan yang akan kota hadapi untuk mencapai perubahan perilaku tersebut, yang  tergambar dalam Model Pride RARE. Dan begitu pertama kali kita melihat akhirnya kita pusing…cuapek…jenuh.. Tetapi, sambil tarik nafas  dalam diri kita semua ada sebuah keyakinan “Saya Bisa!!!”. Iya,  semuanya sangat mungkin kita jalani dengan keseriusan kita akan sebuah kerja mulia ini. Salah satu bagaian “mega proyek peradaban” ini, Pride Campaign akan menorehkan tinta emas dalam sejarah konservasi dunia. Konservasi tidak sebatas berbicara species, ekosistem, habitat, de..el..el, Tetapi hal yang paling critical dari konservasi adalah Perubahan Perilaku Manusia. Untuk itu sungguh sangat tepat jika di dunia konservasi ini membutuhkan jiwa-jiwa kepemimpinan yang ulung. Iya, jiwa-jiwa kepemimpinan yang ulung…. Yang didalamnya terdapat  karakter  keseriusan, kecerdasan, kesabaran dan keuletanan untuk mencapai suatu perubahan yang lebih baik.  Mungkin saat ini, besok  atau suatu saat nanti kita akan menyadari betapa pentingnya kita  menomorakhirkan tidur kita, untuk kedamaian tidur masyarakat yang ada dalam dan sekitar kawasan konservasi. Betapa pentingnya kita  menunda istirahat kita agar para nelayan termudahkan upayanya untuk membangun kehidupan mereka yang lebih layak tanpa harus merusak.

 

Sepenggal mimpi dan renungan “tak terarah”  yang coba aku tuangkan dalam perjalananku 030910 dengan GA605 UPG-JKT.  Dan aku postingkan pada saat OTW ke Kendal, Central Java 080910

Semoga bermanfaat!!!

HARI RAYA

Pagi itu, bukannya kami telat bangun, kami bangun pagi kok. Hari itu, kami sudah memutuskan untuk menjadi angkatan pembelot yang mengerjai gurunya sendiri. Setidaknya kata Valend, ini sebagai pelampiasan karena dia bosan 2 bulan di Bogor terus. Kapan lagi?? minggu depan kita sudah hengkang.

Kalau saja Mas Yayat dan Mas Rully serta Mas Hari tahu, mereka pasti akan teriak teriak “Hei, Hentikan, hentikan” dengan wajah yang memerah. Tapi ya dasar B10NC, sekali gak ketauan, besoknya diulang lagi deh. Ternyata gak enak jadi orang yang dikerjai tapi tidak tau.

Besoknya saya ditunjuk jadi presiden dan harus memberi sambutan pada Malam Keakraban. Apa yang harus kukatakan? Setelah berpikir selama seharian, malam itu semua sudah menunggu apa yang akan saya katakan. Dan ketika mereka semua memandang kepadaku, saya katakan “Beri saya sepuluh pemuda pemudi, saya akan ubah dunia konservasi Indonesia!!”

Mas Hari senyum-senyum, rupanya beliau tidak ingin kita melupakan janji kita. Pada malam itu juga beliau berpesan dengan sungguh-sungguh “Kalau Makan dihabiskan Ya??”..........

B10NC harus janji ”Makanan harus habis nantinya!”

Met Hari Raya semua, mohon maaf lahir bathin...

Why coral reefs are so important (Expert Q&A)

Coral reefs have been in the news a lot lately because they are under threat from ocean acidification, climate change (and this summer’s nasty heatwave), overfishing, coastal development, and more. Many people don’t understand why coral reefs are so important, which is why we asked an expert to help explain why coral reefs are so important and what threats they are facing.

document

The Scales Fall - Is There Any Hope for our Overfished Oceans?

document

Fish Conservation A Guide to Understanding and Restoring Global Aquatic Biodiversity and Fishery Resources

  Dear all, saya menemukan buku sumber yang sangat bagus dan bermanfaat,

document

Article:The Role of Marine Reserves in Achieving Sustainable Fisheries

komputer penyelam

Komputer mungkin semua orang telah sangat biasa mendengarnya bahkan mungkin sangat sering menggunakannya untuk membantu menyelesaikan sebuah pekerjaan. Komputer awalnya diciptakan hanya untuk menyelesaikan perhitungan matematikan dan sangat mekanis softwarenya sendiri hanyalah sebuah berhitungan algoritma matematika sederhana yang diterjemahkan dalam bahasa mesin mekanis. besarnya komputer awal ini kurang lebih seluas ruangan 3 x 3 meter. Seiring perkembangan manusia komputer dikembangkan sedemikian rupa seperi sekarang ini. Bentuk komputer dewasa ini bahkan ada yang lebih tipis dari buku tulis dan kemampuannya bukan hanya menyelesaikan pehitungan matematis tetapi juga menjadi alat transportasi menembus ruang dan waktu seiring dengan ditemukannya internet pada abad 19. Di dunia penyelaman khususnya penyelam SCUBA atau Self Contained Underwater Breathing Apparatus yang artinya penyelam membawa sendiri perlengkapan bernapasnya dibawah laut komputer juga kerap digunakan bahkan juga dianggap menjadi bangian yang sangat penting untuk menghindari penyakit dekompresi atau "decompresion sickness". Kegiatan penyelaman adalah kegiatan yang cukup beresiko karena kegiatan ini merupakan permainan dengan tekanan udara dimana dikedalaman laut perhitungan tekanan adalah setiap 10 meter kedalamam tekanan atmosfir naik menjadi 1 atm maksudnya adalah semakin dalam udara akan semakin padat. Tubuh manusia memiliki kemampuan yang sangat luar biasa untuk bertahan terhadap tekanan tertentu dikedalaman tetapi tergantung pada kedalaman dan lama waktu bertahan dikedalaman itu. Dalam penyelaman dikenal dengan "depth table" atau algorima penyelam. Depth table ini merupakan perhitungan teori tekanan yang disederhanakan untuk memudahkan penyelam mengatahui lama waktu ketahanan tubuh manusia terhadap tekanan udara pada tingkat kedalaman tertentu. Pengetahuan akan algoritma selam di depth table tersebut harus dikuasai setiap penyelam yang mengandalkan kemampuan manual untuk menghindari decompression sickness atau para penyelam SCUBA sering menyebutnya DECO. deco terjadi pada saat nitrogen yang ada didalam tubuh yang bercampur dengan oksigen di tabung selam yang dihisap penyelam berubah menjadi gelembung udara atau buble di dalam pembuluh darah. Keadaan ini juga sering disebut keracunan oksigen beberapa hal yang sering menyebabkan masalah deco ini adalah karena kurangnya pengetahuan penyelam tentang time decompresion limit atau waktu di tiap kedalaman yang dibutuhkan sebelum nitrogen berubah menjadi buble di dalam darah. Perhitungan ini lengkap dihitung pada tabel kedalaman atau "depth table". Pengalaman saya diawal tahu untuk kegiatan menyelam setelah mendapatkan sertifikat dari PADI, depth table ini yang paling sering saya lupakan karena saya berfikir gak akan dalem dalem banget untuk menyelam. Beberapa review tentang decompesion sickness ini cukup banyak yang memberikan pengetahuan pada saya bahwa setiap penyelam harus sangat memperhatikan algoritma selam di tebel kedalaman atau depth tabel karena beberapa gejala yang diakibatkannya antara lain adalah pusing, kram, mendekati gejala stroke, lumpuh bahkan sampai mengalami kematian. Hal ini cukup membuat saya lebih mawas diri dan seharusnya stiap penyelam harus sangat memperhatikan hal ini demi keselamatan penyelam sendiri. Beberapa contoh akibat decompressi ini sering saya temui pada penyelam kompressor yang biasanya ada di pulau pulau atau pesisir laut di wilayah saya. Penggunaan depth tabel sering dilupakan penyelam walaupun mereka tahu bahwa hal ini sangat penting, beberapa alasan yang sering kita temui adalah karena sangat sulit atau malas untuk berhitung matematika di bawah laut, depth tabel tidak efisien boros waktu dan oksigen dibawah laut, penyelam lebih terpesona melihat ikan dari pada depth table, atau ada yang mengatakan depth tabelnya hilang setelah pelatihan selam, atau juga sayang dipakai nanti lecet masalahnya bentuknya bagus banget mending di laminating trus digantung di tas ransel sebagai tanda bahwa dia seorang penyelam! Atau juga disimpan dilemari sebagai bukti untuk diperlihatkan kepada orang lain yang bertanya tentang selam besama sertifikat OW (open water) dan merasa bangga karena penjelasannya akan depth tabel sangat memukau pendengat sehingga dianggap penyelam sejati. Tetapi harus saya tegaskan depth tabel bukan logo! Bukan kebanggan! Bukan hanya sekedar oleh oleh sertifikasi selam! Tapi depth tabel adalah bagian aturan penyelaman yang sangat sangat penting untuk diketahui dipahami dan dilaksanakan! Untuk keselamatan penyelam sendiri! Saat ini algoritma di depth tabel penyelam sudah disederhanakan dan dikopmpilasi dengan bahasa mesin digital dan dijadikan sebagai alat bantu untuk menghitung algoritma selam persis seperti perhitungan depth tabel bahkan lebih kompleks. Alat ini dinamakan "Dive Computer" atau sering di singkat dengan "divecomp". Setelah sekian lama melakukan penyelaman tim selam di lembaga kami akhirnya membeli dua buah kopmputer selam ini untuk kegiatan penyelaman dilapangan untuk membantu menjaga penyelam lebih sehat dan aman selain Berdoa dan Jangan Begadang sebelum menyelam! Alat ini semakin terasa pentingnya ketika semakin banyak kegiatan yang dilaksanakan dibawah laut seperti monitoring karang, monitoring populasi ikan, pemasangan terumbuy karang buatan, transplantasi karang, pemasangan rumah ikan bahkan upacara selam bareng yang kami laksanakan untuk memperingati Hari Laut Sedunia tahun lalu. Saya terus berfikir bagaimana caranya mendapatkan dive comp ini secara pribadi karena harganya yang cukup fantastis paling murah saat ini 3,8 juta dengan fasilitas standart itupun kalo diskon. Minggu lalu iseng saya main internet dan mencoba searching divecomp di paman google tentunya selalu saya ketik tambahan kata "murah" di box searching paman google ini untuk memastikan bahwa barang yang saya ingin lihjat di jual dengan harga lebih murah dari pasaran. Kebetulan saudara saya yang dari jogja mengatakan kalo mau beli langsung aja dari situsnya masalah pengiriman gampang aja lewat "kaskus" (situs jual beli internet). Tetapi tetap mainan harganya selalu 3,8 - 12 juta sampai indonesia ketika searching di situs kaskus nya sendiri saya ketemu Subets (pedagang kaskus) yang menawarkan divecomp Mares Puck Wrist dengan harga murah, cuma 2 juta 50 rebu padahal dipasaran setahu saya tuh barang mainannya 3,5 juta keatas! Doooong!!! Hati sayang bergejolak sambil berkata "ayo beli! Penting kesehatan apa duit 2 juta" kapan lagi semurah itu" kata hati saya! Trus saya kontak tuh sipenjual by chat! By phone! N by sms! Akhirnya deal dengan nilai 2.096.000 + ongkir sampai tempat saya! Tetapi setelah saya kirim uang ke pedagang itu saya jadi khawatir jangan jangan penipuan masa ada divecomp semurah itu! Tapi setelah dia kirimkan sms kode slip pengiriman trus saya check trackingnya terlihat ada pengiriman untuk saya sesuai kode slip paket yang diberikan si pedagang kepada saya. Empat hari setelah saya mengirimkan uang akhirnya dive computer itu sampai juga persis seperti yang ada diiklan lengkap deng dus + manual resminya! Saya mulai kutak katik sesuai tutorial nya! Memang ini divecomp asli bukan bajakan atau barang KW! Akhirnya saya punya dive comp pribadi walaupun bentuknya gede banget tebalnya 3x jam tangan g-shock gue, diameternya 1,5 kali jam gshock saya! Yang penting saya punya divecomp pribadi dan gak harus ribut ama teman untuk pakai divecomp pas mau nyelam! Bagi kawan kawan penyelam jangan lupa depth tabel bawa hitung ndiri pake depth gauge ama jam manual atau kalo meles pelajaran matematika dibawah laut beli divecomp dech jadi kalo lu pade salah dia bisa teriakin loe, jangan sampai lo pade kena deco trus gak bisa liat ikan dan karang lagi! Jangan naik pesawat 24 jam setelah nyelam dalam! Jangan lupa banyakin makanan diatas kapal supaya kalo ke boat setelah nyelam tinggal makan! Peace all!! Emmmmuaaachhhhh! I miss you all!!

Pra Kontemplasi??

Dari sekian byk materi, salah satu materi yg menginspirasi yaitu materi "Bersiap untuk hal yang terduga" yg disampaikan oleh "Indra" Cm Cohort 3. Beberapa point2 tantangan yg disampaikan, membuat berpikir hal2 yang akan saya alami nanti di site. Mulai dari SDM maupun sarana fasilitas yg terbatas yang akan digunakan dalam pelaksanan kampanye kelak. Belum lagi dalam mengalang kemitraan, kesulitan di lapangan, faktor internal (menjadi ayah normal hehe....) hingga kendala finansial menjadi momok yang berkecamuk didalam pikiran saya saat itu. Ku coba untuk tenangkan pikiran dengan asumsi seperti yang kang Rully sering katakan "Kerjakan dengan sepenuh hati, lalu lihat pa yang terjadi"..(kutipan Mario Teguh kaya nya hehe.....)

Berpegangan dari kewajiban, inspirasi dari PPM+rekan CM dan penenangan jiwa, hari kamis 29 Juli sesuai Gantt Chartt (Rabu pulang ke Manado nya hehe...) saya harus melaporkan sekaligus mempresentasikan semua hal yang didapat selama 9 minggu fase pelatihan kepada para petinggi (kepala balai, kasubbag TU, kepala seksi, dan bagian perencanaan).....mulai dari 3C Rare, TOC, konsep model hingga apa saja yang saya bawa pulang dari pelatihan Rare......... Hasil nya dari para petinggi mendukung sepenuhnya program Rare...beberapa fasilitas kantor dapat dipergunakan dengan catatan tidak berbenturan dengan kegiatan kantor dan pengeluran operasionalnya tidak dibebankan ke kantor termasuk penggunaan motor plat merah yang masih terbungkus plastik sebagai penganti motor plat merah yang telah 3 tahun setia menemani kemana pun saya dijalan...

Hari-hari selanjutnya sosialisasi 3C Rare, TOC, dan konsep model serta manfaatnya kepada tim dan rekan2 kantor serta mitra yang potensial dilakukan secara gerilya dalam artian "face to face" telepon janjian, hingga dikusi "Jalan Roda" dgn tujuan agar terjadi komunikasi intrapersonal yang baik dan mendapat dukungan sepenuhnya. inti dari komunikasi yang disampaikan adalah program Rare  yang saya bawa adalah program untuk mendukung dan mensupport tugas dan fungsi Balai serta meminta saran dan masukan agar program ini dapat berjalan baik..selain itu penelusuran pustaka dan data-data yang berkaitan dengan site kelak serta penyempurnaan TOC dan model konsep sesuai temuan data terbaru. sampai blog ini ditulis Alhamdulillah belum ada kendala yang berarti dalam pelaksanaannya, mudah-mudahan semua lancar2 aja amin...(mohon doa nya ya..). Hal-hal tersebut dilakukan hingga tanggal 3 Agustus, dmana saya akan ke lapangan untuk mendapatkan data kualitatif awal. Rencana kegiatan yang dilakukan adalah monitoring pengguna SDA perikanan, wawancara mendalam, pemetaan site, koordinasi dengan pemerintahan desa dan FGD dgn patroli masyarakat...(bersambung episode selanjutnya.....)

Kaos dari Timor Leste Membuatku bisa hemat 1 Juta

Tiket sudah ditangan… saatnya packing untuk pulang tanggal 28 subuh.  Yah begitulah, penerbangan ke Papua memang selalu subuh. 
Selesai packing ternyata barangnya banyak amat…aku juga bingung apa saja sih isinya yang bikin berat. padahal buku-buku beberapa yang sudah dikirim. Mau kurangi, tapi ga rela karena semuanya selalu merasa penting (walaupun mungkin tidak semuanya). Aku sudah yakin, pasti bagasinya akan kelebihan nich…



group members

Nigel Sizer pic.jpg
brett in tapir.jpg
n1401565398_244703_3554.jpg
JFK_50_2007.JPG