campaign blog
Salah satu media kampanye yang sering di dengar di KKPD Selat Dampier adalah Radio.
Oleh karena itu, setelah di deklarasikan Daerah Sasi di Arefi sebagai Daerah Tabungan ikan di KKPD Selat Dampier, maka dibuatlah iklan layanan masyarakat dengan dialek local yang menyebutkan batas-batas lokasi Sasi di wilayah Arefi.
Iklan ini diputar pada bulan Maret selama 1 bulan dan diputar 2 kali sehari (pagi dan sore) dan diperpanjang di bulan April.
Diharapkan dengan adanya iklan layanan masyarakat ini, bisa menjadi informasi yang berguna bagi semua masyarakat di Raja Ampat Maupun di Sorong mengenai batas-batas Sasi yang sudah di deklarasikan oleh masyarakat kampung Arefi.
Posted by
Selat Dampier on 2012-04-02
campaign blog
Attached is a short story that Rare produced for our website and other marketing materials. Mona you are doing great work. Thank you for sharing your experiences.www.rareconservation.org/article/training-day
Posted by
jmccord on 2012-02-02
campaign blog
Pada tanggal 15 Desember 2011, ketika sedang dilaksanakan pelatihan menyelam di pulau Dayan, tiba-tiba terlihat sebuah kapal yang lewat. Serentak tim patrol yang ada bersama 2 orang dari SatPolair (Briptu Ardisal Ansal dan Bripda Hairul) yang sedang mengikuti pelatihan menyelam langsung mendatangi kapal tersebut dan memeriksa kapal tersebut.
Kapal yang bernama KM.Hati Sabar ini berasal dari Kendari dan memiliki ijin berlayar terakhir di Biak. Sementara mereka sendiri berdasarkan pengakuan Kapten Kapalnya, telah berada di wilayah Pulau Batanta selama 3 hari. Kapal tersebut di bawa oleh tim patrol masyarakat yang saat itu berasal dari kampung Yensawai dan Polairud Raja Ampat ke pos pengawasan KKPD Selat Dampier, Sektor Batanta Utara di Dayan.
Posted by
Selat Dampier on 2011-12-19
campaign blog
Pada tanggal 21 Agustus 2011, teman-teman Tim Patroli Masyarakat Selat Sektor Gam berhasil mengusir 1 buah Bagan yang mencoba untuk beroperasi di wilayah tanjung putus, Distrik Meosmanswar. bagan tersebut beroperasi dengan ilegal karena surat-surat yang dimiliki mencantumkan wilayah penangkapan yang berbeda dan masa berlaku surat ijin dari kabupaten sudah kadaluarsa.
Setelah menegur dan memeriksa, Tim Patroli Masyarakat meminta dengan hormat untuk bagan tersebut mengangkat jangkarnya dan keluar dari Kawasan Konservasi Laut Selat Dampier, Sektor Gam. Pemilik bagan dan anak buahnya mau bekerjasama dengan baik dengan tim patroli sehingga tanpa perlawanan apapun, mereka akhirnya meninggalkan wilayah Tanjung Putus dan entah kemana.
Posted by
Selat Dampier on 2011-12-09
campaign blog
Sebelum melaksanakan kegiatan kunjungan sekolah ke SMP Yensawai, sebenarnya ada rencana untuk melakukan kegiatan melukis kaos selain kegiatan panggung boneka. Ketika kaos putih polos saya pesan dengan hanya bertuliskan logo di bagian belakang kaos datang, ternyata jenis kainnya sangatlah mengecewakan karena sangat tipis dan tidak bisa di pakai sebagai media untuk melukis kaos. Padahal jumlah yang saya pesan sebanyak 200 buah, sementara kaos tersebut hanya bisa dipake sebagai kaos dalam bagi para pria.
Akhirnya setelah bersemedi dan menyesal, saya putuskan untuk sablon saja kaosnya, dan bagi saja ke teman-teman tim patroli masyarakat di 3 pos sektor KKLD Selat Dampier. Meskipun nantinya hanya akan dipakai sebagai kaos dalam, minimal ada pesan yang tertera di situ. Sehingga isi pesan dari kaos tersebut adalah : “Sasi Bikin Ikan Banyak Sampe Anak Cucu”
Posted by
Selat Dampier on 2011-12-09
campaign blog
Pelatihan Dasar-dasar Konservasi (MPA 101) dilaksanakan di KKLD Selat Dampier sektor Gam berlangsung pada tanggal 1-3 Desember. Sebanyak 25 orang yang terlibat dalam pelatihan tersebut, yang berasal dari beberapa kampung di sekitar Distrik Meosmanswar. Pelatihan tersebut di difasilitasi oleh Pak Asril Djunaedi dan Om Rein Paat dan dibantu oleh teman-teman dari Kalabia (Warda, Mery, Dominik, Permenas dan Marcho). Peran dari teman-teman Kalabia sebagai fasilitator kelompok sangat membantu proses pelatihan, karena mereka mampu membahasakan materi yang diberikan oleh fasilitator utama ke bahasa yang sederhana sehingga mudah dimengerti oleh peserta pelatihan.
Dalam kegiatan pelatihan tersebut, banyak materi yang diberikan, salah satunya adalah pemetaan sumberdaya yang dimiliki oleh masyarakat di wilayah mereka. Dan peta-peta yang dihasilkan sangat bagus dan bermanfaat karena mereka mengenal semua detail dari wilayah mereka.
Posted by
Selat Dampier on 2011-12-09
campaign blog
Pada kegiatan kunjungan sekolah dan pementasan panggung boneka tanggal 15-16 November di kampung Yensawai, kami membagikan pulpen sebagai souvenir yang bertuliskan logo kampanye kebanggaan KKLD Selat Dampier “Kitorang Atur Laut Baik, Ikan Ada Terus”. Semoga Souvenir ini bisa bermanfaat buat para siswa SMP Negeri 16 Yensawai, Raja Ampat.



Posted by
Selat Dampier on 2011-12-09
campaign blog
Pada tanggal 15-16 November 2011, saya dan teman-teman tim Selat Dampier mengadakan kunjungan sekolah ke SMP Negeri 16 Yensawai. SMP Yensawai adalah satu-satunya SMP yang berada di wilayah Batanta Utara. Jumlah siswa dari kelas 1 – 3 berjumlah 56 orang, dan mereka berasal dari 2 kampung yang ada di wilayah tersebut yaitu Yensawai dan Arefi. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari.
Pada hari pertama, kegiatannya adalah belajar bersama mengenai : Tangkap Lebih, pentingnya KKLD dan lokasi NTZ bagi perikanan masyarakat sekitar. Kemudian pada siang hari, kami melanjutkan dengan materi sampah dan kegiatan mengumpulkan sampah bersama. Karena sampah-sampah yang sudah dikumpulkan nantinya akan dibuatkan boneka untuk kegiatan panggung boneka.
Posted by
Selat Dampier on 2011-12-09
campaign blog
Pada hari Jumat, 02 Desember 2011 bertempat di Gereja Kampung Arefi,Raja Ampat, diadakan Ibadah SASI GEREJA atas kesepakatan masyarakat untuk melindungi dan mengelola Potensi perikanan di Wilayah Batanta Utara yang sering mengalami ancaman dari kegiatan bom, potasium dan kegiatan lainnya yang merusak kelestarian sumber daya alam disekitarnya. Ibadah di pimpin oleh Pdt. Rudy Kmur, S.Si dan dihadiri oleh warga Jemaat setempat dan beberapa warga masyarakat dari kampung tetangga.
Dalam sambutan yang disampaikan pada pertemuan SASI GEREJA oleh Dr.
Posted by
Selat Dampier on 2011-12-06
campaign blog
Aktivitas lain yang dilakukan bersama anak-anak sekolah adalah menulis surat kepada Om Pari Manta dan Tanta Geropa. Sebelumnya Anak-anak tidak diharuskan untuk menulis surat. Saya hanya bertanya, siapa yang mau untuk menulis,akan diberi kertas. Awalnya hanya sedikit anak saja mau mengangkat tangan. Ternyata lama-kelamaan banyak anak-anak yang berminat untuk menulis, sehingga hampir semua anak mengambil kesempatan untuk menulis surat cinta kepada Om Pari Manta dan Tanta Geropa.
Mereka memberikan surat keesokan harinya pada saat kami bersiap-siap untuk memulai kegiatan selanjutnya (PLH bersama kaum ibu). Mereka datang beramai-ramai untuk memberikan surat cinta mereka kepada Om Pari Manta dan Tanta Geropa.
Posted by
Selat Dampier on 2011-10-24