Campaign for Sustainable Agriculture/Geumpang Forest, Ulu Masen Forest Complex, Aceh, Sumatra

What's Happening

campaign blog

Mengapa ‘Rayeuk’ menjadi Maskot?

Mengapa ‘Rayeuk’ menjadi Maskot?

Mane, Desember 2009

Po rayeuk telah kami pilih menjadi maskot dari kampanye bangga di Hutan Geumpang, Kab. pidie. Rayeuk adalah nama lokal dari Gajah Sumatera yang hidup dalam kawasan ini. Selain itu nama lokal lainnya adalah Teungku Rayeuk. Dalam bahasa Aceh, rayeuk berarti besar. Dalam artian, bahwa satwa Gajah yang disebutkan ini bertubuh besar.

Gajah adalah salah satu mamalia terancam punah yang masih hidup di dalam kawasan ini. Oleh karena beberapa ancaman dalam kawasan. Habitat dari Gajah ini makin sempit dan seringkali tumpang tindih dengan lahan perkebunan masyarakat setempat. Akibatnya sering terjadi konflik satwa-manusia.

campaign blog

Pin-pin Kampanye, Media penting bagi kunjungan sekolah

Pin-pin Kampanye, Media penting bagi kunjungan sekolah

Mane, Desember 2009.

Salah satu media kampanye yang paling efektif bagi anak-anak adalah pin. Mengapa? Selain karena Pin adalah media yang sangat sederhana. Pin paling mudah digunakan oleh para anak-anak sekolah dan disukai karena kegunaaanya.

Pada saat kunjungan sekolah dalam program Pride Campaign di Hutan geumpang, kami mengunakan media ini sebagai salah satu media utama penyebar pesan-pesan konservasi di sekolah-sekolah.

Pin diproduksi sendiri dengan alat yang kami punyai. Dalam membuat pin saya dan beberapa teman-tema sukarelawan membagi tugas-tugas dalam pengerjaan Pin ini.

campaign blog

Profesor Turun Ke Desa

Mane, 09 Desember 2009.

 

Bicara di seminar-seminar dan lokakarya, bagi sebagian profesor mungkin sudah menjadi hal yang lumrah. Tetapi bagaimana jika berhadapan langsung dengan masyarakat di tingkat paling bawah. Barangkali, tidak semua profesor memiliki pengalaman langsung seperti ini.

campaign blog

Pelepasan Liar Harimau ke Hutan Ulu Masen

Pelepasan Harimau ke Hutan Ulu Masen
Oleh : Muhammad Nizar | 22-Des-2008, 20:33:24 WIB

Document

Media Kampanye Alternatif dengan Surat Undangan Kegiatan

Media Kampanye Alternatif, Efektif dan Efisien.

Ada banyak media kampanye alternatif, tetapi yang murah seringkali susah didapat.

Surat undangan ternyata bisa kita manfaatkan sebagai bahan media kampanye. Selain murah atau tanpa biaya, media seperti ini sangat tepat sasaran. Sebab, surat undangan sudah pasti akan sampai langsung ke pembaca surat atau orang-orang yang diundang dalam kegiatan. Pesan yang hendak disampaikan dapat dibubuhkan/ diselipkan dalam format desain surat sesuai kebutuhan.

Saya telah mengunakan ide ini dalam kegiatan pelatihan agroforestry di Mane. Ide ini tercetus begitu saja ketika saya dan pak mukim sedang membuat surat undangan kegiatan dan mendiskusikan rencana dan persiapan pelatihan. Walau sederhana, pesan yang disampaikan tepat sasaran. Berikut di bawah ini contoh dari surat undangan tersebut/ file attachment. (salam sh).

campaign blog

Pelatihan Perdana “Intensifikasi Lahan Menetap” di Mane, Pidie

Pelatihan Pertama “Intensifikasi Lahan Menetap” di Mane

Mane, 09 Desember 2009

Pada hari Rabu tanggal 09 Desember 2009. Pukul 10.00 WIB s.d pukul 17.00 WIB. Bertempat di Aula Kecamatan Mane, Kab. Pidie, Aceh. Tim FFI dan Mitra Pendamping Agroforestry, FAMS di Mane mengadakan pelatihan pertama di kecamatan Mane. Sebagai pembuka rangkaian program pelatihan dan pengembanngan demplot agroforestry. Pelatihan perdana ini bertajuk intensifikasi lahan menetap.

Peserta berjumlah sekitar 35 orang berasal dari beberapa perwakilan 4 desa/ gampong.

Pemateri berasal dari 3 orang akademisi dari Universitas Syiah Kuala, satu orang tenaga teknis penyuluh dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Aceh dan perwakilan salah seorang petani yang sukses dari Saree, Aceh Besar yang tergabung dalam Forum Alur Mancang Saree (FAMS) Aceh Besar.

Document

Bagan Rangkaian Kegiatan Pelatihan Agroforestry di Mane dalam Pride Campaign Geumpang, Pidie

Berikut adalah bagan rangkaian kegiatan pelatihan agroforestry di Mane yang telah, sedang dan akan dijalankan di Mane. Pelatihan agroforestry ini selain bertujuan sebagai sarana capacity-building petani lokal juga bertujuan sebagai sarana sosialisasi pola kegiatan pertanian/perkebunan yang adaptif terhadap konservasi. Pola agroforestry telah diketahui banyak pihak sangat adaptif terhadap usaha konservasi dan mempertahankan keanekaragaman hayati (biodiversitas) dalam kawasan.

campaign blog

“Menempatkan Petani sebagai Khalayak Sasaran Utama Untuk Konservasi di wilayah Terestrial/ Dataran”

Farmers and Terrestrial Conservation: An Initial Draft from Geumpang

Oleh: Shaummil Hadi / Pride Campaign Manager di Pidie

Petani adalah stakeholder penting yang sangat jarang disentuh para pengiat konservasi. Padahal petani adalah pusat dari aktifitas masyarakat di pinggir hutan. Aktifitas mereka kadangkala memicu ancaman terhadap kawasan hutan. Pengabaian terhadap peran petani berarti mengabaikan masalah konservasi itu sendiri terutama di kawasan pinggir hutan.

campaign blog

Pemilihan kata itu penting!

Pemilihan kata itu penting!

Bukan Kampanye, Tapi Penyuluhan

 

Mane, 17 Juli 2009.

Ada pengalaman yang menarik dari pengalaman saya ketika akan memulai proses kampanye bangga ini di kawasan geumpang. Sepulang dari bogor, saya langsung ke lokasi untuk melihat dan memulai kembali berbicara dengan beberapa relawan dan beberapa perwakilan warga. Nah, waktu saya membuat pertemuan dengan beberapa orang relawan tersebut dan perwakilan warga yang saya kenal. Bertempat di lokasi CRU Gumue Mane. ‘Terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan’.

Dalam pertemuan itu, Saya mencoba mendiskusikan tentang rencana-rencana kegiatan kampanye. Latar belakang mengapa kegiatan ini dilakukan dan maksud dari kegiatan. Waktu itu saya juga ditemani oleh beberapa staf FFI yang ikut.

campaign blog

Pelajar SMP Belajar Ekologi di CRU Mane

Berita School Visite

Pelajar SMP Belajar Ekologi di CRU Mane

Oleh: Ucok Parta - 01/11/2009 - 13:48 WIB

MANE | ACEHKITA.COM — Tiga puluhan siswa-siswi SMP 2 Geumpang belajar lingkungan di Conservation Unit Respon (CRU) Mane, Ahad (1/11). Mereka mempelajari ilmu tentang hewan dan tumbuhan yang dilindungi.

“Kita memilih tempat ini untuk praktek lapangan, kerena siswa dapat berinteraksi langsung dengan alam dan binatang,” kata Sapiah, guru pendamping. Ia beralasan, pemiihan hari libur untuk belajar ekologi, agar para siswa bisa belajar sambil refreshing.

Selain mengenal hewan dan tumbuhan yang harus dilindungi, kepada pelajar juga dijelaskan sebab akibat konflik manusia dan hewan.

“Pada dasarnya konflik manusia dan hewan, dipicu oleh ulah manusia, seperti pembalakan liar dan pembukaan lahan baru,” kata Hasballah, koordinator CRU Mane, pada pelajar.

similar campaigns

  • Asia
  • Mammal
  • campaign tracker

    Status
    complete
    100%
    100%
    Percentage of Campaign Time Elapsed.
    82%
    Percentage of Campaign Deliverables Complete.

    Campaign Team

    Shaummil Hadi

    Campaign Manager

    Hari Kushardanto

    Campaign Mentor

    Partners