Campaign for Forest Preservation/Dolok Surungan Wildlife Reserve, North Sumatra, Sumatra

What's Happening

campaign blog

Melanjutkan Perubahan di Dolok Surungan

Pride Campaign di SM Dolok Surungan baru saja berlalu. Namun relawan di lapangan masih saja semangat menggulirkan kampanye ini. Oleh karena itu, tak ada acara closing program di lapangan. Kampanye, meski sudah tidak sepenuhnya dalam program Pride, akan terus berjalan. Seri lanjutan kan bergulir untuk capaian maksimal 'memusnahkan' perambahan di Dolok Surungan.

Oleh karena itu,saat ini Balai Besar KSDA Sumatera Utara (Balai) dan para relawan saat ini sedang berusaha untuk mendirikan satu Pusat Informasi Konservasi Dolok Surungan (PIK DS). Program ini akan menjadi simpul kerja bagi para relawan dan staf resort. Selain itu pencarian dana dan mengembangkan kegiatan yang kreatif juga akan lebih mudah dengan mengatasnamakan PIK DS.

campaign blog

Semangat Relawan Cilik

Dolok Surungan, April 2010

Ucok Sagala dan Bambang, anak muda volunteer Kampanye Bangga Dolok Surungan, lelah sekali sore itu. Seharian mereka tidak bekerja di ladang.

Hari itu mereka memilih berkutat dengan bendera kampanye yang baru saja disablon. Pagi-pagi Ucok sudah menggas sepeda motor barunya yang belum lunas (hehe...piss Cok !). Tujuannya ke Dolok Maraja, dusun sebelah, untuk mengambil paket bendera dari Medan. Settingan motornya khas motor barang pagi itu. Ada papan kayu alas terikat di jok belakang.

Paketnya cukup besar, kontainer isi 30 liter. Meskipun tidak terlalu berat, tetapi akan sangat merepotkan bila membawanya tanpa diikat.

Menjelang tengah hari, Ucok mengajak Bambang mencari kayu 'ricik' dan bambu untuk mengikat bendera. Jumlahnya tak tanggung, untuk 100 lembar bendera dan 20 lembar umbul-umbul sepanjang 4 meter.

campaign blog

Ide dan Pendapat dari Masyarakat

Pengelolaan Hutan, secara teori dilaksanakan dengan konsep yang partisipatif. Dalam kerangka ini, keberadaan masyarakat sebagai stake holder utama merupakan hal penting. Oleh karena itu seharusnya pendapat, suara, ide, dan hal-hal lain yang berasal dari masyarakat seharusnya menjadi pertimbangan yang 'sangat penting' dalam pengambilan keputusan pengelolaan hutan.

Namun kenyataannya sulit sekali menemukan hal ini nyata di lapangan. Penyaringan pendapat masyarakat seringkali bernuansa formalitas dan menjadi arena pengesahan dari ide yang sudah dibuat oleh pemerintah atau lembaga pengelola sebelumnya.

Pada program pride, keharusan mengakomodasi pendapat masyarakat menjadi berlipat. Sebabnya, perubahan sosial yang diharapkan terjadi melalui kampanye ini memang menyebabkan proses manampung dan menganalisis pendapat masyarakat menjadi lebih penting.

Document

BROP Report - May 2010 (Dolok Surungan Wildlife Reserves/BBKSDA Sum-Ut/Law Enforcement)

Within the period of October 2009 - April 2010, Balai BKSDA Sumatera Utara through the Pride project, had achieved several succesess:

1) Meranti Timur Village as one of the main target village had agree to be developed as Conservation Village Model

2) 1 community group is volunteering to establishing tree nursery, in addition with 4 schools, as nursery satelitte.  Trees from this nursery will be used for the reserves rehabilitation

3) produced one series of landsat imageries to potrayed updated data on forest covered and size of palm-oil encroachment

 

The next steps taken would be:

1) ground truthing the spatial data

2) eradicate the illegal palm-oil trees within the reserves area

campaign blog

Penelitian Volunteer 'Peneliti' di Dolok Surungan

Dolok Surungan, Maret 2010
Salah satu titik lemah dalam pengelolaan kawasan SM Dolok Surungan adalah kurangnya data-data ilmiah kawasan dan sosial ekonomi masyarkat sekitarnya. Jujur saja, khususnya untuk data sosiologis, survey pra proyek Pride Campaign adalah data ilmiah pertama yang dimiliki kawasan ini.

Beberapa studi ekologis dan investigasi kasus (terkait dengan perambahan) memang pernah dilaksanakan. Namun, data-data ini tidak dapat diakses untuk tindak lanjut pengelolaan kawasan. Sebabnya beragam, selain tidak terekam dengan baik karena dilaksanakan oleh pihak lain (bukan BBKSDA SU), bisa juga karena data-data yang dicuplik biasanya untuk kepentingan insidental keproyekan dan untuk keperluan penanganan kasus.

campaign blog

Kostum Tim PERSSAP, Barisan Dongan Dolok Surungan

Dolok Surungan, Pebruari 2010
Kami sedang bercengkerama saat itu, aku dan Pak Mariadi. Kami sedang membahas isu-isu kampanye dan strategi penanaman untuk penghijauan desa dan reboisasi SM Dolok Surungan pastisipatif oleh masyarakat.

Tiba-tiba Pak Mariadi menyeletukkan usul. "Kalo beliin kostum untuk anak-anak bola gimana ?", katanya.

Hmm, eku tercenung juga sesaat. Pak Mariadi selain Kepala Dusun juga pembina tim olahraga desa.

"Boleh juga sih", pikirku. Sesungguhnya aku memang berniat membuat t-shirt atau baju, tetapi belum terpikir seperti apa bentuk dan fungsi vitalnya untuk kampanye ini. Namun, kalau seragam tim sepakbola ? Wah, belum pernah terlintas di benak sama sekali.

campaign blog

Kepercayaan

dolok surungan, Januari 2010

Satu hal yang patut diingat dari fase universitas adalah teknik bekerja dengan volunteer. Hal ini sangat penting, sebab (sangat) berkaitan dengan salah satu poin, bahkan lebih, dari tiga K (/ 3 C), kan ?

Iyalah, maksudnya masalah voluntary ini kan sangat berhubungan dengan capaian konstituensi dan peningkatan kapasitas. Makanya hal ini sangat serius dipikirkan oleh tim kampanye Dolok Surungan.

Forum Guru (resminya bernama Badan Koordinasi Guru) Dolok Surungan yang dibentuk pada bulan Nopember 2009 adalah bentuk voluntary yang bisa dibanggakan. Kesediaan para guru untuk bekerja menyuarakan pentingnya pelestarian SM Dolok Surungan sejak awal sudah dibayangkan akan memberi efek yang besar.

Aktivitas mereka di sekolah dan kepercayaan masyarakat terhadap sosok guru akan sangat membantu penyampaian pesan. Guru, secara 'alami', adalah juru kampanye yang sangat andal.

Document

Lagu Baru Dolok Surungan

Video

Lagu Baru Dolok Surungan


94

HORAS DONGAN !!!

Cipt. Besti Marpaung (Guru SDN Lobu Rappa)

 

Mari kita bersama-sama

campaign blog

Kenduri Bumi Dolok Surungan

Kenduri dengan tumpeng dan ayam ingkung digelar di Dolok Surungan untuk menyambut Hari Bumi 2010. Enam puluh orang dari perwakilan dusun, masjid, dan mushollah  datang. Wak Diar memimpin doa untuk keselamatan Dolok Surungan dan kelestariannya.

Lembar informasi diedarkan, tumpeng dibagi-bagikan. Tapi ada yang Tim Sukses Calon Bupati nyelip menumpang...ckckckck 

Selebihnya semua senang. Upaya personifikasi SM Dolok Surungan insyaallah bisa memberi kesan. Pesan, dari seorang yang datang, "Tahun depan dibikin lagi,ya !". Amiiinnn....

similar campaigns

  • Asia
  • Mammal
  • campaign tracker

    Status
    complete
    100%
    100%
    Percentage of Campaign Time Elapsed.
    83%
    Percentage of Campaign Deliverables Complete.

    Campaign Team

    Bobby Nopandry

    Campaign Manager

    Sarilani Wirawan

    Campaign Mentor

    Djati Witjaksono Hadi

    Local Partner Executive Director

    Partners