Tuntasnya Salah Satu BR yang Tertunda

Our campaign will protect the Sumatran tiger by introducing community understanding and enforcement of the reserve's regulations in order to reduce deforestation for plantation development.
— Bobby Nopandry, Rare Conservation Fellow

Campaign for Forest Preservation/Dolok Surungan Wildlife Reserve, North Sumatra, Sumatra will sustain the Dolok Surungan wildlife reserve as a habitat of the Sumatran tiger by reducing the destruction and fragmentation of forest for agriculture plantations by 2010-10-15 See full Theory of Change

Our symbol of pride is the Sumatran Tiger.
by Nicho Chandra Siregar

Awalnya saya memang tidak mengetahui kalau kegiatan yang kami lakukan ini sudah termasuk kepada pendidikan lingkungan. Saya bersama teman-teman dongan 09 menyebut kegiatan ini dengan "school visit", karena seperti itulah nama kegiatan yang disampaikan oleh Bang Bobby Nopandry selaku manager tim magang kami saat itu. Kegiatan tersebut juga tepat diberikan nama school visit karena memang yang kami rencanakan adalah hanya semacam kunjungan sekolah. Hanya seperti itu saja.
Kondisi SM Dolok Surungan dan SDN Pirbun yang longsor di sekitar SM Dolok Surungan menarik perhatian reporter Media Sekolah. Kalau diperhatikan, sebagian besar isi artikel adalah isi leaflet yang diberikan Pak Sidik kepada reporter Media Sekolah. Media Sekolah merupakan buletin bulanan yang memuat berita-berita tentang pendidikan di Sumatera Utara. Semoga berita ini bisa menggugah kesadaran untuk melestarikan SM Dolok Surungan._bn

Desainnya :

Hasilnya :

agak beza ya ?;p
Naskah drama pada acara pementasan seni PERJUSAMI Kuala Beringin
Latar:
Suasana hutan yang dihuni harimau dan binatang yang lain dan kehidupan rakyat di sekitar Dolok Surungan.
Adegan
I. Kegiatan masyarakat yang terus merambah hutan serta sebagian yang lain memanen hasil sawit di kawasan Dolok Surungan. Tiba tiba di tengah asyiknya mereka bekerja terdengar auman harimau
Harimau : ”auuuuuuuum”
Bagai mendengar petir masyarakat tepelongok dan berhenti bekerja
Inang : “ayo kita pulang! Atop ma!”, ajakan inang pada yang lain
Masyarakat terbirit birit mereka lari
Lagu ini adalah lagu wajib atau theme song Kampanye Selamatkan Dolok Surungan, Dongan. Syair lagu diciptakan oleh seorang guru : Bapak Abdullah Siddik, irama lagu digubah oleh dua orang petani Mas Wage dan Mas Suwandi. Permainan piano dalam lagu ini dibawakan oleh Bang Tamba, seorang pemain keyboard / organ tunggal setempat.

Rumah Pintar Dongan adalah Pusat Informasi Konservasi dan Taman Bacaan yang menyediakan pintu-pintu pengetahuan bagi Petani, anak-anak, dan masyarakat sekitar SM Dolok Surungan[1]. Di sini tersedia kesempatan untuk berbagi dan memahami arti penting kata belajar bagi semua orang. Baik bagi anak-anak, pemuda, maupun orang dewasa.
Rumah Pintar Dongan didirikan dalam sebuah kerangka upaya melestarikan kawasan Suaka Margasatwa Dolok Surungan. Karena masyarakat yang lebih pintar akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkarya, lebih dari sekedar menebang atau merambah hutan untuk sepetak harapan kehidupan.
Sejalan dengan berjalannya waktu, kegiatan menyadarkan masyarakat tentang kelestarian hutan terus bergulir. Walaupun cukup berat bagi kami, aku dan teman-teman di Dolok Surungan tetap berjalan berkat dorongan teman dan keluarga. Semangat dan mimpi menyelamatkan kawasan hutan kami itu tetap menyala.
Satu gagasan lagi muncul yaitu mendirikan perpustakaan. Mengapa ini kita pilih ? Begitu pertanyaan Mr BOBY. Lalu aku jawab dengan keyakinan bahwa dengan membaca wawasan orang akan bertambah dan tanpa kita sadari mereka telah membuka hijab kebodohannya dengan sendirinya. Lalu apakah kita sanggup ? Sanggah Mr Boby. Insya ALLAH, jawab kami mantap.
Klip ini dibuat menggunakan bahan-bahan lama kampanye. Tujuannya untuk pengulangan pesan dengan media yang 'baru' bagi khalayak. Mudah-mudahan bisa menjadi media yang melekat.
selamat menikmati
BN