Campaign for Sustainable Forest Management/Lamandau River Wildlife Reserve, Central Kalimantan, Borneo, Indonesia

Blog

Asoy: Persona Kunci Menuju Perubahan

Pangkalan Bun, 2 Juni 2010
Asoy 31 tahun adalah seorang mandor sawit. Beliau sedikit banyak
mengamati kegiatan pertanian dan mengambil ilmu pertanian, meski tak
banyak, lahan karet seluas lebih dari satu hektar adalah salah satu
upaya agar beliau bisa menanam investasi untuk keluarganya.  Beliau
juga menanam tanaman di kebunnya sendiri, seperti : cempedak, petai,
pisang, terong, kunyit, jahe, keladi, ubi jalar, singkong, tebu,
singkat kata kebun campuran sudah beliau pakai sebagai konsep hidupnya.

Padi lokal yang ditanamnya adalah padi umbang, dari masa penanaman
sampai panen berlagsung selama empat bulan.Seperti cerita kebanyakan
orang tua dayak selalu mengajak anaknya berkebun atau bahuma. Sandi
anaknya yang berusia 10 tahun selalu diajak ke kebun karetnya, biasanya
Sandi diperankan untuk memangkas daun-daun karet agar lebih rapih dalam
pemeliharaan. Hasil kebun Asoy memang belum bisa dijual, hanya
dikonsumsi sendiri. Namun beliau bertekat untuk menyekolahkan anaknya
setinggi-tingginya agar anaknya bisa lebih sukses darinya dari hasil
karetnya nanti.

Asoy yang multi talenta memiliki keterampilan dari membetulkan motor,
jenset, mesin truk dan menjadi tukang (membuat rumah). Alat-alat
seperti lemari, meja, kursi dia pandai buat. Beliau berpikir, tanpa
persediaan kayu yang cukup, maka kebisaanya itu tidak bisa dinikmati
orang. Asoy yang terlihat kurang dominan dalam pertanian, namun menjadi
tokoh pemuda kunci bagi pelestarian hutan, khususnya Suaka Margasatwa
Sungai Lamandau.

Semoga lahan kritis yang terdapat di desanya bisa ditanami pohon-pohon
yang bisa digunakan oleh masyarakat sekitar. Diharapkan ke depan desa
bisa secara mandiri dapat menjalankan hidup dan kehidupan. Asoy tetap
mendukung upaya pelestarian SM Sungai Lamandau. Semua yang dimilikinya,
dari rumah sebagai tempat inap pemerhati lingkungan sampai membantu
listrik dan lain sebagainya, agar kapasitas masyarakat di desanya bisa
makin berkualitas. Sukses buat Asoy.

Kami Bangga SM Sungai Lamandau
Fadlik Al Iman
 


Comments (2)

selalu kami dekati mereka sampai mereka mengatakan bahwa saya yang melakukan perubahan ke arah kebaikan hidup

Dicari: Asoy-Asoy yang lain. Keterangan: sangat dibutuhkan sebagai contoh nyata agen perubahan ada di tengah masyarakat. Mulai dari yang kecil dan sederhana untuk menjaga kelestarian alam sekitar.

Translate Content:

similar campaigns

  • Asia
  • Mammal